Kamis, 03 Januari 2013

Adware, Spyware dan Spam





Adware

Adware adalah iklan produk atau penawaran layanan yang merupakan bagian dari sebuah situs atau aplikasi. Script yang ditulis pada suatu halaman web memungkinkan adware untuk berjalan sendiri (autorun applications) yang akan muncul pada saat kita surfing di suatu situs tertentu atau sedang menjalankan aplikasi. Biasanya adware sangat gampang untuk di nonaktifkan, tapi tidak dengan varian adware yang memiliki suatu teknik anti-removal dan ini biasanya sangat mengganggu.

Sebagian Adware tertanam didalam aplikasi-aplikasi gratisan, seperti MyWay Searchbar dengan fitur-fitur layanannya seperti SmileyCentral, Zwinky, dan WeatherBug. Adware dan spyware dapat menempel pada komputer anda, terlebih lagi apabila anda melakukan browsing internet atau memiliki sistem operasi yang punya cukup banyak celah untuk dimasuki.

Efeknya pada komputer dapat dilihat jendela peringatan (pop-up windows) yang berisikan iklan-iklan pada saat anda membuka halaman situs-situs tertentu (yang memasang adware pada script-nya). Dikejadian lain, anda juga bisa terserang adware pada saat menjalankan aplikasi dari program-program yang terinstalasi di dalam komputer anda, misalkan anda sedang bekerja dengan program-program kantoran seperti office atau anda sedang menjalankan program game tertentu.

Ada beberapa tips yang bisa anda aplikasikan kedalam sistem operasi komputer anda atau membiasakan diri ketika membuka halaman situs-situs tertentu, diantaranya sbb:
  • Jalankan program anti-spyware dan anti-adware yang terkini (updated)
  • Hidupkan opsi ‘immunization’ pada software anti-spyware dan anti-adware yang anda gunakan.
  • Pastikan browser yang sering anda gunakan, email client software, dan sistem operasi komputer anda terinstal dengan baik bersama auto-update.
  • Hidupkan opsi ‘Firewalls’ ketika melakukan browsing.
  • Gunakanlah plugin security options yang telah direkomendasikan oleh browser anda.

Spyware

Spyware adalah program yang dapat merekam secara rahasia segala aktivitas online anda, seperti merekam cookies atau registry. Data yang sudah terekam akan dikirim atau dijual kepada perusahaan atau perorangan yang akan mengirim iklan atau menyebarkan virus.
Penyebaran spyware sering tidak terdeteksi dari awal. Biasanya datang dari software bajakan yang banyak dijual, software gratis hasil proses download, atau dari situs-situs penyedia jasa file-sharing, seperti Kazaa, Limewire, atau Morpheus. Disamping itu spyware juga bisa tersebar dari situs-situs yang menyediakan screensaver untuk di-download gratis, widgets, dan situs-situs porno.

Efek pada komputer dapat merusak sistem operasi program yang terinstal di dalam komputer anda. Apabila anda pernah membuang (uninstall) sebuah program, lalu ketika anda cek kembali di control panel, program itu masih ada atau bahkan ada program baru yang belum pernah anda instal sebelumnya, maka curigailah hal ini sebagai akibat spyware. Efek selanjutnya hampir sama dengan yang terjadi apabila komputer anda terinfeksi malware, bahkan serangan spyware yang terberat bisa berakibat fatal (system crashed).

Cara penanggulangannya antara lain:
  • Scan komputer anda secara rutin dengan anti-spyware program dan anti-virus yang terkini (updated).
  • Lengkapi browser anda dengan fitur-fitur keamanan yang tersedia.
  • Sebaiknya aktifkan auto-update semua program yang anda miliki.
  • Jangan sekali-kali klik OK atau SUBMIT/CANCEL pada pop-up windows yang muncul, langsung tutup saja dengan tombol Close. Karena sekali anda melakukan ini, maka akan muncul beberapa pop-up windows lainnya secara bertubi-tubi.

Spam

Spam adalah pesan-pesan yang terkirim kepada anda berisikan informasi-informasi yang sama sekali tidak berkaitan selama aktivitas berinternet. Dikenal juga dengan sebutan ‘junk-email’ yang mengiklankan produk atau layanan-layanan tertentu.

Oknum yang melakukan hal ini biasanya mengirimkan iklan-iklan mereka kepada anda, beberapa diantaranya bertujuan untuk menyebarluaskan virus, trojan, dan worms. Secara umum spam terkirim melalui email dan seiring dengan perkembangan internet sebagai media komunikasi dan sosialisasi, spam kini juga dapat ditemukan pada blogs, instant messaging (chat), situs-situs jaringan pertemanan dan sosialisasi (social networking sites), dan bahkan sudah menghinggapi telepon selular yang anda gunakan.

Efeknya adalah apabila spam tidak melibatkan virus atau malware didalamnya maka bisa dipastikan anda hanya menerima efek ‘iih.. ganggu banget neh’. Namun untuk organisasi atau badan/institusi yang menggunakan fasilitas email (web-mail based), spam bisa sangat merugikan karena banyaknya jumlah ‘junk-email’ mengakibatkan overloaded pada sistem email services content provider. Bila tidak segera diantisipasi maka akan berakibat fatal, sistem operasi IT anda akan crashed (system error atau system down). Pada kasus-kasus berat yang pernah ditemukan, oknum spam memasukkan perintah kedalam sistem operasi yang mengikutsertakan malware sehingga email server menduga bahwa alamat surat elektronik itu berasal dari mereka sendiri dan mengirimkannya kembali ke alamat email yang lain (forwarded).

Cara menanggulanginya antara lain:
  • Ketika anda memilih sebuah account email di layanan umum (public service, seperti Yahoo! mail), gantilah account settingnya dari default ke pilihan anda sendiri (customize your email account), atau gunakan email service yang menyediakan layanan anti-spam terbaik.
  • Bacalah privacy policy situs yang anda kunjungi.
  • Jangan pernah mengklik email apalagi melakukan proses konfirmasi dari alamat yang belum anda kenal.
  • Buatlah alamat email lain (second email account) untuk aktivitas anda bersosialisasi, jangan gunakan alamat email yang utama.